Kententuan Bermain Softball Yang Jarang Diketahui

Olahraga softball sendiri aslinya terlahir di Amerika Serikat, persisnya di kioa Chicago pada 1887 lalu. Di saat itu, softball masih dimainkan dalam ruangan atau tempat tertutup. Baru pada 1930, olah fisik ini mulai dimainkan di atas lapangan terbuka dan terus dilaksanakan sampai zaman kekinian sekarang ini. Di Indonesia, softball pada intinya serupa dengan permainan bola kasti dan menjadi satu diantara cabang olahraga reguler di Minggu Olahraga Nasional (PON) semenjak PON VII Surabaya 1969. Team softball Indonesia juga sering bertanding di gelaran internasional, seperti SEA Game dan Asian Game.

Ketentuan permainan softball

Serupa dengan kasti, langkah memainkan permainan softball yang khusus adalah pemain memukul bola dengan tongkat pemukul (bat), selanjutnya lari mengelilingi lapangan dari 1 base ke base yang lain (4 base).
Saat sukses kembali lagi ke base awalnya tanpa divonis keluar, pemain itu akan cetak angka. Team yang terbanyak cetak angka ialah juaranya.

Olahraga Softball Dimainkan Oleh 2 Regu

Lebih detilnya, berikut dasar ketentuan permainan softball yang memikat buat Anda kenali

  • Permainan softball ditandingkan di antara 2 team.
  • Tiap team terbagi dalam 9 pemain, dapat semuanya ialah wanita atau kombinasi.
  • Satu games berjalan sepanjang 7 inning (set) dan dipisah jadi dua sisi, yaitu inning atas dan inning bawah.
  • Tiap team memukul 1x setiap inning saat sebelum tukar segi.
  • Team bertahan (fielding tim) terdiri dari seorang pelempar, penangkap, pemain di base pertama, base ke-2 , base ke-3 , tiga deep fielder, dan seorang short setop.
  • Seorang pemukul harus sukses memukul bola dan lari ke base sekitar mungkin. Sesudah sukses kembali lagi ke home base, pemain akan cetak angka.
  • Home run terbentuk saat bola dipukul ke tempat bola tidak dapat kembali diambil. Home run memungkinkannya pemukul dan seluruh pemain yang ada di base untuk kembali lagi ke home base dan cetak angka.
  • Terkecuali home run, fielding tim dapat menahan team pemukul cetak angka dengan membuat pemukul tidak sanggup memukul bola, berkenaan salah satunya base dengan bola saat sebelum team pemukul meraihnya, atau berkenaan pemukul dengan bola saat lari antara

Base

Tempat antara base 1 dan 3 ialah zone terlarang. Saat bola melewati tempat ini saat sebelum sentuh tanah, perminan harus diulangi dengan lemparan baru. Ketentuan yang lain di dalam permainan softball

Pemukul

Permainan softball jangan memakai tongkat baseball. Tongkat baseball berlainan dari softball. Dalam laga sah, bila bisa dibuktikan melanggar ketentuan ini, karena itu pemain langsung akan dikeluarkan dari lapangan.

Material Pemukul

Pemain jangan memakai pemukul atau aksesori metal. Tongkat softball pun tidak bisa memiliki kandungan metal (terhitung skrup atau lurusan besi). Pemain juga disarankan tidak kenakan cincin, anting, kalung, gelang, dan benda yang lain memiliki kandungan metal.

Berkeberatan Pemain

Cuman kapten yang bisa protes ke wasit. Protes yang dilancarkan juga sekedar hanya mengenai interpretasi ketentuan laga.

Sesudah Home Run

Pemain harus langsung ke dugout (kursi cadangan) saat home run. Ini dilaksanakan untuk menyingkat waktu bermain ingat waktu bermain cuman optimal 50 menit dalam laga sah.

Akhir Game

Laga akan usai tak perlu mainkan 7 inning. Keadaan ini terjadi bila salah satunya team telah unggul 20 angka di inning ketiga, 15 angka di inning keempat, atau 10 angka di inning kelima.

Peralatan Catcher

Penangkap bola (catcher) dianjurkan menggunakan masker perlindungan. Catcher harus menggunakan perlindungan muka. Ini dilaksanakan untuk argumen keselamatan dan keamanan. Ketentuan di dalam permainan softball di atas dipakai pada laga sah dan bisa jadi diacuhkan bila Anda cuman bermain secara casual dengan rekan-rekan. Tetapi, masih tetap yakinkan faktor keselamatan dan keamanan sepanjang bermain. Satu diantaranya, stop permainan bila hujan.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *